Soal Sosial Dasar

Ilmu sosial dasar adalah
  • pengetahuan yang menelaah masalah-masalah sosial, khususnya yang diwujudkan oleh masyarakat Indonesia dengan menggunakan pengertian-pengertian (fakta, konsep, teori) yang berasal dari berbagai bidang pengetahuan keahlian dalam lapangan ilmu-ilmu social seperti : sejarah,ekonomi, geografi, sosial, sosiologi, antropologi, psikologi sosial. 

Kenapa ilmu sosial dasar sangat berperan dalam kehidupan masyarakat ?
  • karena kita dapat mengetahui dan menyadari bergitu banyak masalah atau kejanggalan sosial yang terjadi di sekitar lingkungan 

Contoh kasus apa yang sedang di bahas ?
  • Orang merokok di sembarang tempat

Analisa dari kasus yang di bahas?
  • Perokok seringkali kita temukan di sembarang tempat yang tidak layak untuk merokok karena dapat mengganggu orang sekitarnya, hal ini dikarenakan di Indonesia belum ditetapkan hukum yang jelas bagi para perokok. Merokok mungkin bagi sebagian orang terutama kaum pria merupakan hal yang sangat nikmat, bagi mereka 1 hari tanpa rokok saja lidah terasa pahit dan makanan pun juga tidak enak rasanya. Tidak sedikit juga untuk kaum wanita, bahkan anak kecil dibawah umur yang ikut menikmatinya. Tetapi apakah sadar mereka para perokok aktif dengan kesehatan dirinya dan juga orang lain perokok pasif yang dapat berdampak lebih parah disbandingkan perokok aktif. Banyak perokok paasif yang terkena asma, sulit sekali untuk bernafas dikarenakan keegoisan para perokok aktif tersebut.
    Faktor-faktor yang menyebabkan seseorang merokok adalah karena pergaulan lingkungan disekitarnya yang merokok dan ketidakmampuan orang tersebut untuk membawa dirinya agar tidak terpengaruh. Bagi sebagian orang merokok dapat menghilangkan stress sesaat, membuat hati menjadi tenang, dan mengurangi nafsu makan jadi mereka berpikir mendingan ngerokok daripada makan.

Bagaimana Penyelesaian dari kasus yg di bahas?
Bagi perokok aktif :
  • 1. Bimbingan dari orang tua untuk mengarahkan anaknya dengan memberi pemahaman bahwa merokok tidak ada manfaatnya sama sekali bahkan sangat berbahaya bagi tubuh. Dan orangtua juga mencotohkan untuk tidak merokok.
  • 2. Bagi pemerintah, buatlah peraturan hukum tentang merokok. Tegaskan bagi perokok untuk tidak merokok disembarang tempat yang banyak dilewati orang. Kalau perlu buatlah tempat khusus untuk merokok di tempat-tempat umum, sehingga orang pun akan  


Bagi perokok pasif :

  • 1. Hindari area dimanapun yang ada asap rokok atau perokok aktif
  • Langkah utama untuk menghindari zat berbahaya dari asap rokok tentu selalu menghindari area dimana terdapat asap rokok dari perokok aktif. Hindarilah dengan cara yang bijak, bisa anda berpindah tempat jika mungkin ada area kusus yang bebas dari asap rokok.
  • 2. Mulailah membuat aturan ketat
  • Aturan yang dimaksud adalah aturan dimana orang lain atau siapapun di larang merokok di dalam area rumah anda, ruangan kerja anda atau dalam mobil anda. Jika memungkinkan buatlah ruang kusus pagi perokok aktif.

Apa kesimpulan dan saran dari kasus tersebut ?
  • Ilmu sosial dasar sangatlah berperan penting dalam kehidupan masyarakat, karena dapat membantu kita menjadi individu yang baik. Dengan ilmu sosial dasar, pengetahuan kita akan kehidupan sosial bertambah sehingga dapat menumbuhkan kepekaan terhadap masalah-masalah yang terjadi di lingkungan sekitar kita. Saran yang bisa saya sampaikan adalah sebagai masyarakat pun dapat juga membantu untuk mencegah dan mengatasi masalah tersebut, karena kita adalah makhluk sosial yang harus menumbuhkan kepedulian antar sesama dan tidak jarang pula terjadi masalah antar setiap manusia.

Kasus Dalam Masyarakat


Daftar Isi

Halaman

Halaman Judul .............................................................................................    i
Daftar Isi ......................................................................................................    ii
Kata Pengantar .............................................................................................    iii
Bab I Pendahuluan .....................................................................................   1
          I.1     Latar Belakang .........................................................................   1
          I.2     Perumusan Masalah .................................................................    1
          I.3     Tujuan Penulisan ......................................................................   1
Bab II Pembahasan .....................................................................................   2
          II.1    Contoh Kasus ...........................................................................   2
          II.2    Analisis Kasus ..........................................................................   2
          II.3    Penyelesaian .............................................................................   2
Bab III Penutupan .......................................................................................  3
          III.1   Kesimpulan dan Saran ..............................................................   3
Daftar Pustaka ...............................................................................................   4


Kata Pengantar

    Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala rahmatNYA sehingga makalah ini dapat tersusun hingga selesai . Tidak lupa kami juga mengucapkan banyak terimakasih atas bantuan dari pihak yang telah berkontribusi dengan memberikan sumbangan baik materi maupun pikirannya.

    Dan harapan kami semoga makalah ini dapat menambah pengetahuan dan pengalaman bagi para pembaca, Untuk ke depannya dapat memperbaiki bentuk maupun menambah isi makalah agar menjadi lebih baik lagi.

    Karena keterbatasan pengetahuan maupun pengalaman kami, Kami yakin masih banyak kekurangan dalam makalah ini, Oleh karena itu kami sangat mengharapkan saran dan kritik yang membangun dari pembaca demi kesempurnaan makalah ini.

Jakarta, Desember 2016


Farriez Akhmad F



BAB I
PENDAHULUAN
I.1 Latar Belakang
Ilmu sosial dasar adalah pengetahuan yang menelaah masalah-masalah sosial, khususnya yang diwujudkan oleh masyarakat Indonesia dengan menggunakan pengertian-pengertian (fakta, konsep, teori) yang berasal dari berbagai bidang pengetahuan keahlian dalam lapangan ilmu-ilmu social seperti : sejarah,ekonomi, geografi, sosial, sosiologi, antropologi, psikologi sosial. Ilmu sosial dasar sangat berperan dalam kehidupan masyarakat karena kita dapat mengetahui dan menyadari bergitu banyak masalah atau kejanggalan sosial yang terjadi di sekitar lingkungan kita. Dengan ilmu tersebut kita mulai peka terhadap masalah-masalah yang terjadi dan membantu untuk mengatasinya.
Indonesia adalah negara yang mempunyai penduduk sangat padat terutama di kota-kota besar. Dengan jumplah penduduk yang sangat padat, membuat Indonesia banyak mengalami masalah sosial. Masalah sosial itu sendiri dirumuskan atau dinyatakan oleh suatu entitas yang berpengaruh yang mengancam nilai-nilai suatu masyarakat sehingga berdampak kepada sebagian besar anggota masyarakat dan kondisi itu diharapkan dapat diatasi melalui kegiatan bersama. Masalah sosial tentunya kerap terjadi di sekitar lingkungan kita, yang dapat mengganggu kenyamanan orang disekitarnya.
Salah satu masalah sosial yang akan dibahas adalah orang merokok disembarang tempat. Begitu banyak kita lihat jaman sekarang rokok menjadi kebiasaan yang sering dilakukan terutama oleh kaum pria, tetapi mereka tidak memperhatikan dimana mereka harus merokok dan mungkin mereka tidak menyadari bahwa itu dapat mengganggu kenyamanan maupun kesehatan orang disekitarnya, yang bahkan bisa berbahaya juga untuk kesehatan dirinya.


I.2 Perumusan Masalah
Perumusan masalah berisi serangkaian masalah yang dibahas pada makalah ilmu sosial dasar, dan memiliki beberapa cara untuk penyelesaiannya. Berikut ini beberapa masalahnya:
1. Bagaimana masalah social itu dapat terjadi?
2. Bagaimana menumbuhkan kepekaan terhadap masalah-masalah yang ada di sekitar kita?
3. Bagaimana cara mengatasi masalah tersebut?
I.3 Tujuan Penulisan
Pada setiap pembuatan makalah dilakukan untuk tujuan yang berbeda-beda. Tujuan penulisan yang ada daalam pembuatan makalah ini diantaranya:
1. Untuk mengetahui, menyadari, menumbuhkan rasa peduli terhadap masalah-masalah social yang terjadi dilingkungan sehari-hari.
2. Untuk membantu mencegah dan mengatasi permasalahn tersebut.




BAB II
PEMBAHASAN
II.1 Contoh Kasus:
Orang Merokok di sembarang Tempat
Kejadian seperti ini tentunya banyak kita temui di beberapa tempat sekitar lingkungan kita seperti tempat makan, tempat orang berlalu lalang, jalan raya, mall, kendaraan umum, dan lain lain. Pada hari Kamis, saya kuliah di universitas gunadarma J3 yang terletak di daerah ruko kalimas, bekasi timur. Saat jam istirahat saya dan beberapa teman pergi ke warung padang yang berada di sekitar kampus, setelah memesan makanan saya duduk dan mulai untuk makan. Tiba-tiba ada 2 orang laki-laki datang sambil merokok tetapi beliau tidak makan, hanya minum saja sambil merokok dan mengobrol dengan temannya. Pria tersebut duduk di depan saya dan teman saya, sambil terus saja merokok. Ini sangat mengganggu sekali, terlebih lagi ini adalah tempat makan, yang apabila asap rokok itu menempel di makanan kita tentunya bisa berdampak buruk untuk kesehatan. Pria itu mungkin tidak menyadarinya, padahal dia sendiri juga bekerja di klinik kesehatan sekitar ruko kalimas tersebut, saya dapat melihat dari seragam yang ia pakai.
II.2 Analisis Kasus
Perokok seringkali kita temukan di sembarang tempat yang tidak layak untuk merokok karena dapat mengganggu orang sekitarnya, hal ini dikarenakan di Indonesia belum ditetapkan hukum yang jelas bagi para perokok. Merokok mungkin bagi sebagian orang terutama kaum pria merupakan hal yang sangat nikmat, bagi mereka 1 hari tanpa rokok saja lidah terasa pahit dan makanan pun juga tidak enak rasanya. Tidak sedikit juga untuk kaum wanita, bahkan anak kecil dibawah umur yang ikut menikmatinya. Tetapi apakah sadar mereka para perokok aktif dengan kesehatan dirinya dan juga orang lain perokok pasif yang dapat berdampak lebih parah disbandingkan perokok aktif. Banyak perokok paasif yang terkena asma, sulit sekali untuk bernafas dikarenakan keegoisan para perokok aktif tersebut.
Faktor-faktor yang menyebabkan seseorang merokok adalah karena pergaulan lingkungan disekitarnya yang merokok dan ketidakmampuan orang tersebut untuk membawa dirinya agar tidak terpengaruh. Bagi sebagian orang merokok dapat menghilangkan stress sesaat, membuat hati menjadi tenang, dan mengurangi nafsu makan jadi mereka berpikir mendingan ngerokok daripada makan. Bagi anak kecil, merokok merupakan suatu bentuk kedewasaan dan ia ingin mendapat pengakuan tersebut didepan masyarakat. Kemudian kurangnya pengetahuan anak tentang rokok, orangtua kurang memberi pengawasan dan bimbingan yang maksimal terhadap pergaulan anaknya, bisa juga disebabkan anak tersebut melihat ayah atau ibunya yang merokok di usia muda dan ia memiliki keinginan untuk merokok juga, sehingga kebiasaan tersebut terbawa sampai dewasa.
Dampak yang dihasilkan bagi perokok juga sangat bahaya untuk beberapa bagian tubuh seperti jantung, paru-paru, otak, lambung, tulang. Perokok berisiko dua hingga empat kali lebih tinggi menderita penyakit jantung. Risiko lebih tinggi lagi jika Anda perokok wanita yang sedang mengonsumsi pil KB. Merokok bisa meningkatkan risiko terkena stroke sebesar 50 persen. Hal tersebut bisa menyebabkan kerusakan otak dan kematian. Merokok juga dapat meningkatkan risiko mengalami aneurisma otak. Aneurisma otak adalah pembengkakan pembuluh darah yang terjadi akibat melemahnya dinding pembuluh darah. Sewaktu-waktu bisa pecah dan mengakibatkan pendarahan di otak. Salah satu efek paling berbahaya akibat merokok adalah kanker paru-paru. Bahan-bahan kimia pada rokok berpotensi merusak sel-sel pada paru-paru yang bisa membentuk sel kanker. Penyakit serius lainnya yang bisa Anda alami adalah bronkitis, pneumonia, dan emfisema. Masih banyak lagi dampak negative dari merokok.
Majelis Ulama Indonesia (MUI) juga sudah menetapkan bahwa merokok hukumnya adalah haram karena banyak sekali hal yang tidak bermanfaat didalamnya yang bahkan dapat membahayakan diri sendiri, dan hal positif dari merokok pun juga tidak ada. Alangkah baiknya untuk kalian para kaum muslim yang masih merokok tolong berhenti karena rokok pun telah diharamkan, begitu juga dengan yang non muslim, dan untuk semua orang di dunia yang masih peduli akan kesehatan tubuhnya dan tubuh orang-oramg disekitarnya.


II.3 Penyelesaian
Bagi perokok aktif :
1. Bimbingan dari orang tua untuk mengarahkan anaknya dengan memberi pemahaman bahwa merokok tidak ada manfaatnya sama sekali bahkan sangat berbahaya bagi tubuh. Dan orangtua juga mencotohkan untuk tidak merokok.
2. Bagi pemerintah, buatlah peraturan hukum tentang merokok. Tegaskan bagi perokok untuk tidak merokok disembarang tempat yang banyak dilewati orang. Kalau perlu buatlah tempat khusus untuk merokok di tempat-tempat umum, sehingga orang pun akan merasa nyaman ketika berada ditempat umum. Tempat-tempat umum yang banyak dilalui orang, juga harus ditaruh cctv agar polisi bisa mengawasi siapa saja orang yang merokok sembarangan lalu dikenakan sanksi, dan semua orang di Indonesia harus taat dengan peraturan tersebut, tidak peduli ia seorang pemerintah, polisi, dan lain-lain.
3. Menumbuhkan kesadaran diri tentang bahayanya merokok. Contohnya seringlah untuk menunda merokok dengan menyibukkan diri melakukan sesuatu, olahraga fisik seperti jogging, bersepeda selama 30 menit, sehingga keingiinan untuk merokok itu jadi lupa. Lalu kurangilah target merokok misalnya yang tadinya sehari sebungkus berkurang jadi sehari hanya 6 bungkus, 3 bungkus, 1 bungkus, dan lama-lama tidak merokok lagi. Kurangi pergaulan dengan teman-teman yang merokok atau jaga jarak dengan mereka, karena factor lingkungan disini sangat berpengaruh. Yang terpenting dari semua upaya tersebut adalah perokok harus mempunyai niat yang kuat untuk berhenti merokok dan mintalah bantuan orang terdekat untuk selalu mengingatkannya.
Bagi perokok pasif :
1. Hindari area dimanapun yang ada asap rokok atau perokok aktif
Langkah utama untuk menghindari zat berbahaya dari asap rokok tentu selalu menghindari area dimana terdapat asap rokok dari perokok aktif. Hindarilah dengan cara yang bijak, bisa anda berpindah tempat jika mungkin ada area kusus yang bebas dari asap rokok.
2. Mulailah membuat aturan ketat
Aturan yang dimaksud adalah aturan dimana orang lain atau siapapun di larang merokok di dalam area rumah anda, ruangan kerja anda atau dalam mobil anda. Jika memungkinkan buatlah ruang kusus pagi perokok aktif.
3. Jaga jarak dengan perokok aktif
Jika pada situasi tertentu anda terpaksa harus satu ruangan dengan perokok aktif maka duduklah sejauh mungkin agar terhindar dari asap rokok.
4. Aturan kusus pada lingkungan kerja
Beri masukan atau usulan pada pimpinan di tempat kerja anda untuk memberikan ruang kusus yang terpisah dengan ruangan kusus perokok aktif.
5. Mengingatkan atau memberi saran
Berilah saran kepada perokok aktif untuk sekedar mengingatkan tetang dampak dari asap rokok bagi perokok pasif, berikan saran secara bijak dengan bahasa yang mudah di pahami.
6. Memilih tempat yang selalu ada ruang kusus No Smoking
Jika anda mempunyai rencana pergi kesuatu tempat seperti restoran, hotel atau tempat lainya maka pilihlah ruang yang kusus No Smoking / Larangan merokok.




BAB III
PENUTUP
III.1 Kesimpulan dan Saran
Kesimpulan dari pembahasan masalah diatas adalah ilmu sosial dasar sangatlah berperan penting dalam kehidupan masyarakat, karena dapat membantu kita menjadi individu yang baik. Dengan ilmu sosial dasar, pengetahuan kita akan kehidupan sosial bertambah sehingga dapat menumbuhkan kepekaan terhadap masalah-masalah yang terjadi di lingkungan sekitar kita. Saran yang bisa saya sampaikan adalah sebagai masyarakat pun dapat juga membantu untuk mencegah dan mengatasi masalah tersebut, karena kita adalah makhluk sosial yang harus menumbuhkan kepedulian antar sesama dan tidak jarang pula terjadi masalah antar setiap manusia.




Daftar Pustaka
www.google.co.id/keyword/contoh.kasus.dalam.masyarakat
www.alphamale97.blogspot.com

Filosofi Lambang Windows


1.     Filosofi lambang windows

Logo Windows itu merupakan lambang dari jendela persis seperti nama "WINDOWS" yang berarti jendela. Logo ini  mulai diperkenalkan sejak Windows 3.1 rilis yaitu diawal tahun 90-an. Mengusung tampilan berbentuk Jendela kotak yang memiliki batas hitam ini bertahan sampai tahun 2001. Setelah itu perubahan  terjadi pada saat XP dirilis oleh microsoft, disini desain jendela mulai dibuat melambai layaknya bendera yang sedang berkibar. Kemudian untuk Windows Vista dan Windows 7 dibuat lebih elegan dengan logo jendela yang shiny. Jendela sebagai logo digambarkan sebagai kumpulan aplikasi yang disusun dalam tiap jendela. Hal ini untuk memudahkan menjalankan aplikasi yang dipisahkan berdasarkan function dan kegunaannya. Sedangkan desain warna dasarnya ada 4 yaitu merah, hijau, biru dan kuning merupakan warna dasar yang dipilih karena dianggap sebagai warna yang memiliki kontras yang baik bagi mata sehingga menarik.
Terinspirasi dari kepribadian manusia yang terbagi menjadi 4 tipe kepribadian, maka dilambangkan dengan warna.
1.      Kuning, melambangkan kepribadian orang visioner, orang bertipe kepribadian ini adalah orang yang memiliki pandangan jauh ke depan dan mimpi yang tinggi. Namun, sometime mereka melihat mimpi itu terlalu jauh, tanpa berpijak pada kenyataannya.
2.      Merah, melambangkan tipe kepribadian pengendali. Orang bertipe kepribadian ini memiliki kecendruangan mengendalikan dan mengatur orang lain. Biasanya orang ini memiliki jiwa kepemimpinan yang baik sehingga bisa mengendalikan orang lain. Orang bertipe pengendali ini memiliki keterkaitan dengan orang visioner. Orang bertipe pengendali berperan sebagai pelaksana, mengatur cara agar mimpi yang dimiliki orang bertipe visioner bisa terlaksana.
3.      Hijau melambangkan tipe kepribadian rapi. Orang yang memiliki kepribadian rapi, maka akan selalu menjaga kerapiannya.
4.      Biru, melambangkan kepribadian lem. Seperti lem, orang yang bertipe kepribadian ini memiliki kemampuan untuk merekatkan hubungan, misalnya merekatkan antara satu kelompok dengan kelompok lain. Orang bertipe ini mudah bergaul dan membaur dengan orang lain. Dengan menyatukan keempat “warna” tersebut dalam satu framework, sehingga terjadilah suatu perusahaan sebesar “windows”.
  
2.     Windows 1.0 – 2.0,2.1

Microsoft Windows 1.0 merupakan versi pertama sistem operasi dalam dunia sistem operasi berbasis Graphical User Interface (GUI) yang dibuat oleh Microsoft Corporation . Versi ini sebenarnya diluncurkan pertama kali pada tanggal 10 November 1983, tetapi tidak pernah keluar ke pasar publik sebelum bulan November 1985, karena banyaknya hambatan yang terjadi ketika pengembangan berlangsung.
Windows 1.x bukanlah merupakan sebuah paket sistem operasi GUI—seperti halnya Apple dengan Lisa dan Macintosh-nya, tetapi hanya merupakan paket GUI tambahan yang berjalan di atas DOS, karena itulah, nama kode yang digunakannya adalah Interface Manager. Windows 1.x menggunakan tampilan bitmap (device independent bitmap atau disingkat DIB) dan menambahkan tetikus sebagai satu lagi perangkat yang dapat digunakan untuk mengoperasikan Windows.

Windows 1.x juga mendukung multitasking antar banyak program. Hal ini tentu saja merupakan peningkatan yang sangat penting jika dibandingkan dengan DOS, yang hanya dapat menjalankan satu program saja (single-tasking) pada satu waktu. Karena Windows 1.0 merupakan masih berbasiskan DOS, hanya satu aplikasi saja yang boleh berjalan di muka (foreground application), sedangkan aplikasi yang berjalan di latar belakang (background application) diberhentikan secara sementara hingga pengguna mengaktifkannya kembali. Metode ini disebut juga dengan cooperative multitasking.
Pada versi pertama ini, Microsoft mengintegrasikan banyak program tambahan, seperti Microsoft Paintbrush, Write, Notepad, Calendar, Calculator, CardFile, dan juga Clipboard. Game yang disediakan pun hanya satu: Reversi. Sebagai shell untuk mengatur berkas, digunakanlah MS-DOS Executive. Fungsinya sama saja dengan kebanyakan shell yang beredar di pasaran seperti Norton Commander atau DOS Shell, tetapi MS-DOS Executive berjalan di atas Windows, sementara kedua shell tersebut berjalan di atas DOS.
Windows versi 1.x juga mendukung MS-DOS prompt langsung dari Windows, sehingga pengguna tidak perlu keluar ke DOS terlebih dahulu untuk menjalankan program DOS

Microsoft Windows 2.0 merupakan versi kedua dari sistem operasi berbasis graphical user interface (GUI) buatan Microsoft Corporation, yang dirilis pada 9 Desember 1987 akibat kurang suksesnya Windows versi 1.0. Sebab Windows 1.0 kurang sukses adalah karena kurangnya aplikasi yang mendukung Windows 1.x.
Windows 2.x mendukung penggunaan kartu grafis dengan spesifikasi VGA (Video Graphics Array), sehingga dapat menampilkan resolusi hingga 640x480 pada kedalaman warna 4-bit (16 warna). Selain itu, Windows 2.x juga mendukung penggunaan prosesor Intel 80286, prosesor pertama dengan kemampuan untuk memproteksi area memori atau dikenal dengan protected mode meski tidak dapat melakukan switching kembali ke dalam real mode tanpa harus melakukan restart komputer. Pengguna dapat menjalankan program loader Windows yaitu berkas WIN.COM dengan tambahan switch /S untuk mode standar, dan /2 untuk mode 286.
Ketika Intel telah meluncurkan prosesor Intel 80386 yang memiliki kemampuan protected mode dan juga dapat kembali ke dalam real mode, Microsoft pun meluncurkan Windows 2.03 for Intel 386 untuk mendukungnya. Versi Windows 2.03/386 dapat menjalankan banyak program DOS dalam MS-DOS Prompt yang dimilikinya. Karena fitur-fitur ini, banyak pengembang di luar Microsoft mengembangkan software yang mendukung Windows 2.x, seperti Corel Draw dan Adobe PageMaker. Microsoft pun mengeluarkan Microsoft Excel for Windows dan Microsoft Word for Windows .

Windows 2.1x, dipasarkan sebagai windows / 286 dan Windows / 386, dan nama kode Blaze, adalah keluarga dari Microsoft Windows GUI.Windows / 286 2.10 dan Windows / 386 2.10 yang dirilis pada 27 Mei, 1988, kurang dari enam bulan setelah rilis Windows 2.0. Versi ini dapat mengambil keuntungan dari fitur tertentu dari prosesor Intel 80286 dan Intel 80386. Sebuah hard disk yang diperlukan untuk pertama kalinya untuk menginstal Windows.

3.     Filosofi windows xp

Windows XP adalah jajaran sistem operasi berbasis grafis yang dibuat oleh Microsoft untuk digunakan pada komputer pribadi, yang mencakup komputer rumah dan desktop bisnis, laptop, dan pusat media (Media Center). Nama "XP" adalah kependekan dari "Experience". Windows XP merupakan penerus Windows 2000 Professional dan Windows Me, dan merupakan versi sistem operasi Windows pertama yang berorientasi konsumen yang dibangun di atas kernel dan arsitektur Windows NT. Windows XP pertama kali dirilis pada 25 Oktober 2001, dan lebih dari 400 juta salinan instalasi digunakan pada Januari 2006.

Windows XP tersedia dalam berbagai macam edisi. Edisi yang paling umum dari sistem operasi Windows XP adalah Windows XP Home Edition, yang ditargetkan untuk pengguna rumahan, dan juga Windows XP Professional, yang menawarkan fitur-fitur tambahan seperti dukungan untuk domain Windows Server dan dua prosesor fisik, dan ditargetkan di pasar power user, bisnis dan perusahaan klien. Sementara itu, Windows XP Media Center Edition memiliki fitur multimedia tambahan yang menawarkan kemampuan untuk merekam dan menonton acara TV, melihat film DVD, dan mendengarkan musik. Ada lagi Windows XP Tablet PC Edition didesain khusus untuk platform PC Tablet, yakni sebuah komputer pribadi yang menggunakan stylus. Windows XP akhirnya dirilis untuk dua arsitektur tambahan selain tentunya Intel i386, yang disebut dengan Windows XP 64-bit Edition untuk prosesor berarsitektur IA-64 (Itanium) dan Windows XP Professional x64 Edition untuk prosesor berarsitektur x86-64. Ada juga Windows XP Embedded, sebuah versi Windows XP Professional yang dikurangi segala fiturnya di sana sini untuk pasar tertentu, dan Windows XP Starter Edition yang dijual di beberapa negara berkembang.

Versi Windows berbasis arsitektur NT dikenal dengan stabilitas dan efisiensi yang lebih baik ketimbang versi Windows 9x. Windows XP menyajikan antarmuka grafis yang dirancang ulang secara signifikan, hingga perubahan tersebut dipromosikan oleh Microsoft sebagai tampilan yang lebih user-friendly dari versi Windows sebelumnya. Sebuah fasilitas manajemen software baru yang disebut Side-by-Side Assembly diperkenalkan untuk memperbaiki masalah "DLL Hell" yang sering muncul pada Windows 9x. Windows XP juga merupakan versi pertama Windows untuk menggunakan aktivasi produk "Windows Product Activation" untuk memberantas pembajakan peranti lunak, meski hal ini menjadi kontroversi. Windows XP juga telah dikritik oleh beberapa pengguna untuk kelemahan keamanan komputer, integrasi beberapa aplikasi seperti Internet Explorer 6 dan Windows Media Player yang sangat ketat, dan untuk aspek-aspek dari standar antarmuka pengguna. Versi dengan Service Pack 2, Service Pack 3, dan Internet Explorer 8 dialamatkan beberapa kekhawatiran ini.
Selama pengembangan, proyek pengembangan Windows XP ini dikenal dengan nama kode "Whistler", yang diambil dari sebuah daerah di British Columbia, karena banyak karyawan Microsoft sering melakukan ski di Whistler-Blackcomb.
Berdasarkan data riset Net Applications, Windows XP masih mencatat pangsa pasar 49,8 persen pada Juli 2011. Ini untuk pertama kalinya sistem operasi tersebut tercatat di bawah pangsa pasar 50 persen. Hal tersebut karena naiknya popularitas Windows 7 yang sudah mencapai 29,7 persen.
Meski masih dominan, Microsoft sebenarnya risau karena teknologi yang digunakan sudah bisa dikatakan uzur. Windows XP SP3 sudah tidak didukung lagi oleh Microsoft sejak tanggal 8 April 2014.