Tampilkan postingan dengan label Softskill. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Softskill. Tampilkan semua postingan
Soal Sosial Dasar
in Softskill
Ilmu sosial dasar adalah
Kenapa ilmu sosial dasar sangat berperan dalam kehidupan masyarakat ?
Contoh kasus apa yang sedang di bahas ?
Analisa dari kasus yang di bahas?
Bagaimana Penyelesaian dari kasus yg di bahas?
Bagi perokok aktif :
Bagi perokok pasif :
Apa kesimpulan dan saran dari kasus tersebut ?
- pengetahuan yang menelaah masalah-masalah sosial, khususnya yang diwujudkan oleh masyarakat Indonesia dengan menggunakan pengertian-pengertian (fakta, konsep, teori) yang berasal dari berbagai bidang pengetahuan keahlian dalam lapangan ilmu-ilmu social seperti : sejarah,ekonomi, geografi, sosial, sosiologi, antropologi, psikologi sosial.
Kenapa ilmu sosial dasar sangat berperan dalam kehidupan masyarakat ?
- karena kita dapat mengetahui dan menyadari bergitu banyak masalah atau kejanggalan sosial yang terjadi di sekitar lingkungan
Contoh kasus apa yang sedang di bahas ?
- Orang merokok di sembarang tempat
Analisa dari kasus yang di bahas?
- Perokok seringkali kita temukan di sembarang tempat yang tidak layak untuk
merokok karena dapat mengganggu orang sekitarnya, hal ini dikarenakan di
Indonesia belum ditetapkan hukum yang jelas bagi para perokok. Merokok mungkin
bagi sebagian orang terutama kaum pria merupakan hal yang sangat nikmat, bagi
mereka 1 hari tanpa rokok saja lidah terasa pahit dan makanan pun juga tidak
enak rasanya. Tidak sedikit juga untuk kaum wanita, bahkan anak kecil dibawah
umur yang ikut menikmatinya. Tetapi apakah sadar mereka para perokok aktif
dengan kesehatan dirinya dan juga orang lain perokok pasif yang dapat berdampak
lebih parah disbandingkan perokok aktif. Banyak perokok paasif yang terkena
asma, sulit sekali untuk bernafas dikarenakan keegoisan para perokok aktif
tersebut.
Faktor-faktor yang menyebabkan seseorang merokok adalah karena pergaulan lingkungan disekitarnya yang merokok dan ketidakmampuan orang tersebut untuk membawa dirinya agar tidak terpengaruh. Bagi sebagian orang merokok dapat menghilangkan stress sesaat, membuat hati menjadi tenang, dan mengurangi nafsu makan jadi mereka berpikir mendingan ngerokok daripada makan.
Bagaimana Penyelesaian dari kasus yg di bahas?
Bagi perokok aktif :
- 1. Bimbingan dari orang tua untuk mengarahkan anaknya dengan memberi pemahaman bahwa merokok tidak ada manfaatnya sama sekali bahkan sangat berbahaya bagi tubuh. Dan orangtua juga mencotohkan untuk tidak merokok.
- 2. Bagi pemerintah, buatlah peraturan hukum tentang merokok. Tegaskan bagi perokok untuk tidak merokok disembarang tempat yang banyak dilewati orang. Kalau perlu buatlah tempat khusus untuk merokok di tempat-tempat umum, sehingga orang pun akan
Bagi perokok pasif :
- 1. Hindari area dimanapun yang ada asap rokok atau perokok aktif
- Langkah utama untuk menghindari zat berbahaya dari asap rokok tentu selalu menghindari area dimana terdapat asap rokok dari perokok aktif. Hindarilah dengan cara yang bijak, bisa anda berpindah tempat jika mungkin ada area kusus yang bebas dari asap rokok.
- 2. Mulailah membuat aturan ketat
- Aturan yang dimaksud adalah aturan dimana orang lain atau siapapun di larang merokok di dalam area rumah anda, ruangan kerja anda atau dalam mobil anda. Jika memungkinkan buatlah ruang kusus pagi perokok aktif.
Apa kesimpulan dan saran dari kasus tersebut ?
- Ilmu sosial dasar sangatlah berperan penting dalam kehidupan masyarakat, karena dapat membantu kita menjadi individu yang baik. Dengan ilmu sosial dasar, pengetahuan kita akan kehidupan sosial bertambah sehingga dapat menumbuhkan kepekaan terhadap masalah-masalah yang terjadi di lingkungan sekitar kita. Saran yang bisa saya sampaikan adalah sebagai masyarakat pun dapat juga membantu untuk mencegah dan mengatasi masalah tersebut, karena kita adalah makhluk sosial yang harus menumbuhkan kepedulian antar sesama dan tidak jarang pula terjadi masalah antar setiap manusia.
Kasus Dalam Masyarakat
in Softskill
Daftar
Isi
Halaman
Halaman Judul ............................................................................................. i
Daftar Isi
...................................................................................................... ii
Kata Pengantar ............................................................................................. iii
Bab
I Pendahuluan
..................................................................................... 1
I.1 Latar Belakang ......................................................................... 1
I.2 Perumusan Masalah
................................................................. 1
I.3 Tujuan Penulisan
...................................................................... 1
Bab
II Pembahasan
..................................................................................... 2
II.1 Contoh Kasus
........................................................................... 2
II.2 Analisis Kasus .......................................................................... 2
II.3 Penyelesaian
............................................................................. 2
Bab
III Penutupan
....................................................................................... 3
III.1 Kesimpulan dan Saran
.............................................................. 3
Daftar Pustaka
............................................................................................... 4
Kata
Pengantar
Puji syukur kehadirat Tuhan
Yang Maha Esa atas segala rahmatNYA sehingga makalah ini dapat tersusun hingga
selesai . Tidak lupa kami juga mengucapkan banyak terimakasih atas bantuan dari
pihak yang telah berkontribusi dengan memberikan sumbangan baik materi maupun
pikirannya.
Dan harapan kami semoga makalah ini dapat menambah pengetahuan dan pengalaman bagi para pembaca, Untuk ke depannya dapat memperbaiki bentuk maupun menambah isi makalah agar menjadi lebih baik lagi.
Karena keterbatasan pengetahuan maupun pengalaman kami, Kami yakin masih banyak kekurangan dalam makalah ini, Oleh karena itu kami sangat mengharapkan saran dan kritik yang membangun dari pembaca demi kesempurnaan makalah ini.
Dan harapan kami semoga makalah ini dapat menambah pengetahuan dan pengalaman bagi para pembaca, Untuk ke depannya dapat memperbaiki bentuk maupun menambah isi makalah agar menjadi lebih baik lagi.
Karena keterbatasan pengetahuan maupun pengalaman kami, Kami yakin masih banyak kekurangan dalam makalah ini, Oleh karena itu kami sangat mengharapkan saran dan kritik yang membangun dari pembaca demi kesempurnaan makalah ini.
Jakarta, Desember 2016
Farriez Akhmad F
BAB I
PENDAHULUAN
I.1 Latar BelakangPENDAHULUAN
Ilmu sosial dasar adalah pengetahuan yang menelaah masalah-masalah sosial, khususnya yang diwujudkan oleh masyarakat Indonesia dengan menggunakan pengertian-pengertian (fakta, konsep, teori) yang berasal dari berbagai bidang pengetahuan keahlian dalam lapangan ilmu-ilmu social seperti : sejarah,ekonomi, geografi, sosial, sosiologi, antropologi, psikologi sosial. Ilmu sosial dasar sangat berperan dalam kehidupan masyarakat karena kita dapat mengetahui dan menyadari bergitu banyak masalah atau kejanggalan sosial yang terjadi di sekitar lingkungan kita. Dengan ilmu tersebut kita mulai peka terhadap masalah-masalah yang terjadi dan membantu untuk mengatasinya.
Indonesia adalah negara yang mempunyai penduduk sangat padat terutama di kota-kota besar. Dengan jumplah penduduk yang sangat padat, membuat Indonesia banyak mengalami masalah sosial. Masalah sosial itu sendiri dirumuskan atau dinyatakan oleh suatu entitas yang berpengaruh yang mengancam nilai-nilai suatu masyarakat sehingga berdampak kepada sebagian besar anggota masyarakat dan kondisi itu diharapkan dapat diatasi melalui kegiatan bersama. Masalah sosial tentunya kerap terjadi di sekitar lingkungan kita, yang dapat mengganggu kenyamanan orang disekitarnya.
Salah satu masalah sosial yang akan dibahas adalah orang merokok disembarang tempat. Begitu banyak kita lihat jaman sekarang rokok menjadi kebiasaan yang sering dilakukan terutama oleh kaum pria, tetapi mereka tidak memperhatikan dimana mereka harus merokok dan mungkin mereka tidak menyadari bahwa itu dapat mengganggu kenyamanan maupun kesehatan orang disekitarnya, yang bahkan bisa berbahaya juga untuk kesehatan dirinya.
I.2 Perumusan Masalah
Perumusan masalah berisi serangkaian masalah yang dibahas pada makalah ilmu sosial dasar, dan memiliki beberapa cara untuk penyelesaiannya. Berikut ini beberapa masalahnya:
1. Bagaimana masalah social itu dapat terjadi?
2. Bagaimana menumbuhkan kepekaan terhadap masalah-masalah yang ada di sekitar kita?
3. Bagaimana cara mengatasi masalah tersebut?
I.3 Tujuan Penulisan
Pada setiap pembuatan makalah dilakukan untuk tujuan yang berbeda-beda. Tujuan penulisan yang ada daalam pembuatan makalah ini diantaranya:
1. Untuk mengetahui, menyadari, menumbuhkan rasa peduli terhadap masalah-masalah social yang terjadi dilingkungan sehari-hari.
2. Untuk membantu mencegah dan mengatasi permasalahn tersebut.
BAB
II
PEMBAHASAN
II.1 Contoh Kasus:PEMBAHASAN
Orang Merokok di sembarang Tempat
Kejadian seperti ini tentunya banyak kita temui di beberapa tempat sekitar lingkungan kita seperti tempat makan, tempat orang berlalu lalang, jalan raya, mall, kendaraan umum, dan lain lain. Pada hari Kamis, saya kuliah di universitas gunadarma J3 yang terletak di daerah ruko kalimas, bekasi timur. Saat jam istirahat saya dan beberapa teman pergi ke warung padang yang berada di sekitar kampus, setelah memesan makanan saya duduk dan mulai untuk makan. Tiba-tiba ada 2 orang laki-laki datang sambil merokok tetapi beliau tidak makan, hanya minum saja sambil merokok dan mengobrol dengan temannya. Pria tersebut duduk di depan saya dan teman saya, sambil terus saja merokok. Ini sangat mengganggu sekali, terlebih lagi ini adalah tempat makan, yang apabila asap rokok itu menempel di makanan kita tentunya bisa berdampak buruk untuk kesehatan. Pria itu mungkin tidak menyadarinya, padahal dia sendiri juga bekerja di klinik kesehatan sekitar ruko kalimas tersebut, saya dapat melihat dari seragam yang ia pakai.
II.2 Analisis Kasus
Perokok seringkali kita temukan di sembarang tempat yang tidak layak untuk merokok karena dapat mengganggu orang sekitarnya, hal ini dikarenakan di Indonesia belum ditetapkan hukum yang jelas bagi para perokok. Merokok mungkin bagi sebagian orang terutama kaum pria merupakan hal yang sangat nikmat, bagi mereka 1 hari tanpa rokok saja lidah terasa pahit dan makanan pun juga tidak enak rasanya. Tidak sedikit juga untuk kaum wanita, bahkan anak kecil dibawah umur yang ikut menikmatinya. Tetapi apakah sadar mereka para perokok aktif dengan kesehatan dirinya dan juga orang lain perokok pasif yang dapat berdampak lebih parah disbandingkan perokok aktif. Banyak perokok paasif yang terkena asma, sulit sekali untuk bernafas dikarenakan keegoisan para perokok aktif tersebut.
Faktor-faktor yang menyebabkan seseorang merokok adalah karena pergaulan lingkungan disekitarnya yang merokok dan ketidakmampuan orang tersebut untuk membawa dirinya agar tidak terpengaruh. Bagi sebagian orang merokok dapat menghilangkan stress sesaat, membuat hati menjadi tenang, dan mengurangi nafsu makan jadi mereka berpikir mendingan ngerokok daripada makan. Bagi anak kecil, merokok merupakan suatu bentuk kedewasaan dan ia ingin mendapat pengakuan tersebut didepan masyarakat. Kemudian kurangnya pengetahuan anak tentang rokok, orangtua kurang memberi pengawasan dan bimbingan yang maksimal terhadap pergaulan anaknya, bisa juga disebabkan anak tersebut melihat ayah atau ibunya yang merokok di usia muda dan ia memiliki keinginan untuk merokok juga, sehingga kebiasaan tersebut terbawa sampai dewasa.
Dampak yang dihasilkan bagi perokok juga sangat bahaya untuk beberapa bagian tubuh seperti jantung, paru-paru, otak, lambung, tulang. Perokok berisiko dua hingga empat kali lebih tinggi menderita penyakit jantung. Risiko lebih tinggi lagi jika Anda perokok wanita yang sedang mengonsumsi pil KB. Merokok bisa meningkatkan risiko terkena stroke sebesar 50 persen. Hal tersebut bisa menyebabkan kerusakan otak dan kematian. Merokok juga dapat meningkatkan risiko mengalami aneurisma otak. Aneurisma otak adalah pembengkakan pembuluh darah yang terjadi akibat melemahnya dinding pembuluh darah. Sewaktu-waktu bisa pecah dan mengakibatkan pendarahan di otak. Salah satu efek paling berbahaya akibat merokok adalah kanker paru-paru. Bahan-bahan kimia pada rokok berpotensi merusak sel-sel pada paru-paru yang bisa membentuk sel kanker. Penyakit serius lainnya yang bisa Anda alami adalah bronkitis, pneumonia, dan emfisema. Masih banyak lagi dampak negative dari merokok.
Majelis Ulama Indonesia (MUI) juga sudah menetapkan bahwa merokok hukumnya adalah haram karena banyak sekali hal yang tidak bermanfaat didalamnya yang bahkan dapat membahayakan diri sendiri, dan hal positif dari merokok pun juga tidak ada. Alangkah baiknya untuk kalian para kaum muslim yang masih merokok tolong berhenti karena rokok pun telah diharamkan, begitu juga dengan yang non muslim, dan untuk semua orang di dunia yang masih peduli akan kesehatan tubuhnya dan tubuh orang-oramg disekitarnya.
II.3 Penyelesaian
Bagi perokok aktif :
1. Bimbingan dari orang tua untuk mengarahkan anaknya dengan memberi pemahaman bahwa merokok tidak ada manfaatnya sama sekali bahkan sangat berbahaya bagi tubuh. Dan orangtua juga mencotohkan untuk tidak merokok.
2. Bagi pemerintah, buatlah peraturan hukum tentang merokok. Tegaskan bagi perokok untuk tidak merokok disembarang tempat yang banyak dilewati orang. Kalau perlu buatlah tempat khusus untuk merokok di tempat-tempat umum, sehingga orang pun akan merasa nyaman ketika berada ditempat umum. Tempat-tempat umum yang banyak dilalui orang, juga harus ditaruh cctv agar polisi bisa mengawasi siapa saja orang yang merokok sembarangan lalu dikenakan sanksi, dan semua orang di Indonesia harus taat dengan peraturan tersebut, tidak peduli ia seorang pemerintah, polisi, dan lain-lain.
3. Menumbuhkan kesadaran diri tentang bahayanya merokok. Contohnya seringlah untuk menunda merokok dengan menyibukkan diri melakukan sesuatu, olahraga fisik seperti jogging, bersepeda selama 30 menit, sehingga keingiinan untuk merokok itu jadi lupa. Lalu kurangilah target merokok misalnya yang tadinya sehari sebungkus berkurang jadi sehari hanya 6 bungkus, 3 bungkus, 1 bungkus, dan lama-lama tidak merokok lagi. Kurangi pergaulan dengan teman-teman yang merokok atau jaga jarak dengan mereka, karena factor lingkungan disini sangat berpengaruh. Yang terpenting dari semua upaya tersebut adalah perokok harus mempunyai niat yang kuat untuk berhenti merokok dan mintalah bantuan orang terdekat untuk selalu mengingatkannya.
Bagi perokok pasif :
1. Hindari area dimanapun yang ada asap rokok atau perokok aktif
Langkah utama untuk menghindari zat berbahaya dari asap rokok tentu selalu menghindari area dimana terdapat asap rokok dari perokok aktif. Hindarilah dengan cara yang bijak, bisa anda berpindah tempat jika mungkin ada area kusus yang bebas dari asap rokok.
2. Mulailah membuat aturan ketat
Aturan yang dimaksud adalah aturan dimana orang lain atau siapapun di larang merokok di dalam area rumah anda, ruangan kerja anda atau dalam mobil anda. Jika memungkinkan buatlah ruang kusus pagi perokok aktif.
3. Jaga jarak dengan perokok aktif
Jika pada situasi tertentu anda terpaksa harus satu ruangan dengan perokok aktif maka duduklah sejauh mungkin agar terhindar dari asap rokok.
4. Aturan kusus pada lingkungan kerja
Beri masukan atau usulan pada pimpinan di tempat kerja anda untuk memberikan ruang kusus yang terpisah dengan ruangan kusus perokok aktif.
5. Mengingatkan atau memberi saran
Berilah saran kepada perokok aktif untuk sekedar mengingatkan tetang dampak dari asap rokok bagi perokok pasif, berikan saran secara bijak dengan bahasa yang mudah di pahami.
6. Memilih tempat yang selalu ada ruang kusus No Smoking
Jika anda mempunyai rencana pergi kesuatu tempat seperti restoran, hotel atau tempat lainya maka pilihlah ruang yang kusus No Smoking / Larangan merokok.
BAB III
PENUTUP
III.1 Kesimpulan dan SaranPENUTUP
Kesimpulan dari pembahasan masalah diatas adalah ilmu sosial dasar sangatlah berperan penting dalam kehidupan masyarakat, karena dapat membantu kita menjadi individu yang baik. Dengan ilmu sosial dasar, pengetahuan kita akan kehidupan sosial bertambah sehingga dapat menumbuhkan kepekaan terhadap masalah-masalah yang terjadi di lingkungan sekitar kita. Saran yang bisa saya sampaikan adalah sebagai masyarakat pun dapat juga membantu untuk mencegah dan mengatasi masalah tersebut, karena kita adalah makhluk sosial yang harus menumbuhkan kepedulian antar sesama dan tidak jarang pula terjadi masalah antar setiap manusia.
Daftar
Pustaka
www.google.co.id/keyword/contoh.kasus.dalam.masyarakatwww.alphamale97.blogspot.com
Nilai - Nilai Sosial
in Softskill
Pengertian Nilai Secara umum - Nilai (value) adalah prinsip,
standar, atau kualitas yang dianggap berharga atau diinginkan oleh orang
yang memegangnya. Artinya, nilai itu tidak hanya diharapkan, tetapi
juga bisa diusahakan sebagai suatu yang pantas dan benar bagi diri
sendiri dan orang lain. Nilai merupakan kumpulan sikap dan juga perasaan
yang dapat diwujudkan melalui perilaku sosial yang memiliki nilai
sosial tersebut.
A. Pengertian Nilai Menurut Pendapat Para Ahli
Terdapat beberapa para ahli yang memberikan pendapatnya mengenai
pengertian nilai. Pengertian nilai menurut para ahli adalah sebagai
berikut...
- Soerjono Soekonto : Menurut Soerjono Soekonto yang mendefinisikan pengertian nilai adalah sebagai konsepsi abstrak dalam diri manusia mengenai apa yang dianggap baik dan apa yang dianggap buruk.
- B. Simanjuntak : Menurut B. Simanjuntak, pengertian nilai adalah sebagai ide-ide masyarakat tentang sesuatu yang baik
- Kamus Besar Bahasa Indonesia (BBI) : Dalam kamus besar bahasa indonesia menerangkan mengenai pengertian nilai, dimana nilai didefinisikan sebagai kadar, mutu, atau sifat yang penting dan berguna bagi kemanusiaan.
- Horton dan Hunt : Menurut Horton dan Hunt yang menyatakan bahwa pengertian nilai adalah gagasan-gagasan yang menjelaskan mengenai apakah suatu tindakan dapat dikatakan penting atau tidak penting
B. Pengertian Nilai Sosial Menurut Definisi Para Ahli
Berikut ini adalah definisi nilai menurut beberapa ilmuwan yaitu sebagai berikut...- Kimball Young : Menurut Kimball Young, pengertian nilai sosial adalah asumsi yang abstrak dan sering tidak disadari tentang apa yang baik dan apa yang benar, dan apa yang dianggap penting dalam masyarakat
- Robert M. Z. Lawang : Menurut Robert M. Z. Lawang, pengertian nilai sosial adalah nilai adalah gambaran mengenai apa yang diinginkan, yang pantas, yang berharga, dan memengaruhi perilaku orang yang memiliki nilai itu.
- A. W. Green : Menurut A. W. Green, pengertian nilai sosial adalah kesadaran yang secara efektif berlangsung diserta emosi terhadap objek, ide, dan individu.
- Claudia Wood : Menurut Claudia Wood, pengertian nilai sosial adalah merupakan petunjuk-petunjuk umum yang telah berlangsung lama, yang mengarahkan tingkah laku dan kepuasan dalam kehidupan sehari-hari.
Secara umum, nilai berkaitan dengan kemerdekaan seseorang dalam
bertindak. Nilai membantu individu untuk mengarahkan tindak tanduknya
berdasarkan pilihan-pilihan yang dibuat secara sadar. Nilai merupakan
dasar pertimbangan seseorang dalam memilih dan juga menentukan sikap
serta mengambil keputusan atau suatu hal. Jadi, nilai menentukan
peringkat prioritas dari berbagai alternatif tingkah laku yang mungkin
dilakukan oleh seseorang. Setiap individu menyakini bahwa nilai-nilai
tersendiri yang turut memberikan pengaruh pada nilai yang dimiliki oleh
masyarakat. Sebuah nilai diakui apabila tidak bertentangan dengan
nilai-nilai yang lain yang ada dalam masyarakat dan juga bersifat
abstrak. Arti dari kata abstrak adalah bersifat umum, memiliki ruang
lingkup yang luas, dan umumnya sulit dijelaskan secara rasional dan juga
nyata.
C. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Perubahan Nilai
Terdapat beberapa faktor yang dapat memengaruhi dalam perubahan nilai, antara lain sebagai berikut...- Evolusi dari suatu kepercayaan dalam beragama
- Pengaruh media massa
- Inovasi dalam teknologi
- Perubahan dalam nilai moral
- Perubahan kondisi ekonomi
D. Ciri-Ciri Nilai Sosial
Terdapat berbagai ciri-ciri nilai sosial dalam mempermudah dalam memahami, seperti apa itu nilai sosial. Ciri-ciri nilai sosial adalah sebagai berikut...- Diterapkan melalui proses interaksi antarmanusia secara intensif dan bukan tidak dibawa sejak lahir.
- Ditranformasikan melalui proses belajar yang terdiri dari sosialisasi, enkulturasi, dan difusi. contohnya nilai menghargai persahabatan akan dipelajari anak dari pergaulan dengan teman-temannya di sekolah maupun di laur sekolah
- Berukuran atau peraturan sosial yang turut memenuhi kebutuhan-kebutuhan nasional. Contohnya, nilai menghargai antrean yang menjadi ukuran ketertiban seseorang sekaligus menjadi aturan yang wajib diikuti.
- Berbeda-beda pada tiap kelompok manusia. Contohnya, masyarkat eropa sangat menghargai waktu sehingga sulit memberikan toleransi pada keterlambatan. Sebaliknya, di Indonesia, keterlambatan dalam jangka waktu yang tertentu dan dapat ditoleransi.
- Memiliki dampak yang berbeda-beda terhadap tindakan manusia. Contohnya, nilai yang mengutamakan uang di atas segalanya yang membuat orang berusaha mencari uang sebanyak-banyaknya. Namun, nilai kebahagian juga dianggap lebih penting yang dapat membuat orang mengutamakan hubungan baik dengan sesama,
- Dapat memengaruhi kepribadian individu sebagai anggota masyarakat. Contohnya, nilai yang lebih mengutamakan kepentingan pribadi yang melahirkan individu yang egois dan kurang peduli terhadap orang lain. Sementara itu, nilai yang mengutamakan kepentingan bersama diatas kepentingan pribadi yang membuat seseorang mejadi lebih peka secara sosial.
E. Fungsi - Fungsi Nilai Sosial
Secara umum, nilai sosial mempunya beberapa macam fungsi antara lain sebagai berikut..
- Dapat menyumbangkan seperangkat alat untuk menetapkan harga sosial dalam suatu kelompok
- Dapat mengarahkan masyarakat untuk berfikir dan bertingkah laku
- Sebagai penentu dalam memenuhi peran sosial manusia
- Sebagai alat solidaritas yang terdapat di kalangan anggota kelompok masyarakat
- Sebagai alat pengawasa atau dapat juga dikatakan pengontrol perilaku manusia
F. Macam-Macam Nilai Sosial
Nilai sosial diklasifikasikan dalam berbagai macam antara lain sebagai berikut...
1. Macam-Macam Nilai Sosial Menurut Prof. Notonegoro
a. Nilai Material : Nilai material adalah nilai yang berguna bagi jasmani manusia atau benda nyata yang dimanfaatkan bagi kebutuhan fisik manusia.
b. Nilai Vital : Nilai vital adalah nilai yang berguna bagi untuk melakukan aktivitas atau kegiatan dalam dalam hidupnya.
c. Nilai Rohani : Nilai rohani adalah nilai yang berguna bagi
pemenuhan kebutuhan rohani (spritual) manusia yang sifatnya universal.
Nilai rohani dibedakan menjadi beberapa macam antara lain sebagai
berikut...
- Nilai kebenaran dan nilai empiris, adalah nilai yang bersumber dari proses berpikir teratur yang menggunakan akal manusia (logika, rasio) dan diikuti dengan fakta-fakta yang telah terjadi.
- Nilai keindahan, adalah nilai yang berhubungan dengan ekspresi perasaan atau isi jiwa seseorang mengenai keindahan. Nilai keindahan disebut juga dengan nilai estetika
- Nilai moral, adalah segala sesuatu mengenai perilaku terpuji dan tercela atau nilai sosial yang berkenaan dengan kebaikan dan keburukan. Nilai moral disebut juga dengan nilai etika.
- Nilai religius, adalah nilai ketuhanan yang berisi keyakinan/kepercayaan manusia terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
2. Macam-Macam Nilai Sosial Menurut Clyde Klukholm
a. Nilai hakikat hidup manusia : nilai hakikat hidup manusia terdiri atas :
a. Nilai hakikat hidup manusia : nilai hakikat hidup manusia terdiri atas :
- masyarakat menganggap hidup itu buruk
- masyarakat menganggap hidup itu baik
- masyarakat menganggap hidup itu buruk, namun manusia wajib berikhtiar (berusaha) untuk hidup lebih baik
- masyarakat yang menganggap karya manusia diperlukan untuk memungkinkannya hidup
- masyarakat yang menganggap karya manusia diperlukan untuk memberikan kedudukan yang penuh kehormatan
- masyarakat yang menganggap karya manusia sebagai gerak hidup untuk menghasilkan karya berikutnya
- masyarakat yang memandang penting untuk berorientasi ke masa lalu
- masyarakat memandang penting masa sekarang
- masyarakat yang memandang penting masa depan
- masyarakat yang memandang alam sebagai hal dasyat sehingga manusia hanya bisa pasrah
- masyarakat yang memandang alam sebagai suatu yang dapat ditaklukan manusia
- masyarakat menganggap manusia bisa berusaha mencari keselarasan dengan alam
- masyarakat yang sangat mementingkan hubungan vertikal antara manusia dan sesamanya. Pola perilaku akan lebih berpedoman pada tokoh pemimpin, senior, atau atasan
- masyarakat lebih mementingkan hubungan horizontal dengan sesamanya. Orang-orang dalam masyarakat ini sangat bergantung satu sama lain dan berusaha menjaga hubungan baik dengan sesamanya sebagai hal yang sangat penting dalam hidup
- masyarakat yang beranggapan bahwa bergantung kepada orang lain adalah tidak benar. Masyarakat tipe ini menilai tinggi manusia yang bisa berdiri sendiri dan mencapai tujuannya dengan hanya sedikit mendapatkan bantuan dari orang lain.
3. Macam-Macam Nilai Sosial Berdasarkan Ciri-Cirinya
a. Nilai dominan : nilai dominan adalah nilai yang dianggap lebih
penting dibandingkan dengan nilai yang lainnya. Ukuran dominan atau
tidaknya suatu nilai didasarkan pada hal-hal berikut...- Banyaknya orang yang menganut nilai berikut. Contohnya : sebagian besar masyarakat menghendaki perubahan ke arah perbaikan (reformasi) di segala bidang kehidupan, seperti bidang politik, hukum, ekonomi, dan sosial.
- Berapa lama nila itu dianut atau digunakan, contohnya. Contohnya : sejak dahulu hingga sekarang, tradisi sekaten di Surakarta dan Yogyakarta dalam kerangka memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW selain dilaksanakan di alun-alin keraton dan di samping masjid besar.
- Tinggi rendahnya usaha orang untuk memberlakukan nilai tersebut. Contohnya : menunaikan ibadah haji merupakan kewajiban bagi umat Islam. Oleh karena itu, umat Islam selalu berusaha untuk dapat melaksanakannya.
- Prestise/kebanggan orang-orang yang menggunakan nilai di masyarakat. Contohnya : memiliki mobil atau barang lain yang bermerek terkenal dapat memberikan kebanggaan/prestise tersendiri.
G. Peran Nilai Sosial
Peran nilai sosial dalam kehidupan bermasyarakat adalah sebagai berikut....
- Menetapkan harga kelas sosial seseorang dalam stratifikasi sosial
- Mengarahkan masyarakat untuk dapat berfikir dan juga bertingkah laku sesuai dengan nilai-nilai yang ada dalam masyarakat
- Sebagai pengawas, pembatas, pendorong dan juga penekan individu untuk dapat berbuat baik
- Memotivasi atau memberi semangat terhadap setiap manusia guna mewujudkan dirinya untuk berperilaku seperti yang diharapkan terhadap peran-perannya dalam mencapai tujuan.
- Alat solidaritas pendrong masyarakatu untuk selalu dan saling bekerja sama demi mencapai suatu tujuan.
Source : www,google.co.id