Daftar
Isi
Halaman
Halaman Judul ............................................................................................. i
Daftar Isi
...................................................................................................... ii
Kata Pengantar ............................................................................................. iii
Bab
I Pendahuluan
..................................................................................... 1
I.1 Latar Belakang ......................................................................... 1
I.2 Perumusan Masalah
................................................................. 1
I.3 Tujuan Penulisan
...................................................................... 1
Bab
II Pembahasan
..................................................................................... 2
II.1 Contoh Kasus
........................................................................... 2
II.2 Analisis Kasus .......................................................................... 2
II.3 Penyelesaian
............................................................................. 2
Bab
III Penutupan
....................................................................................... 3
III.1 Kesimpulan dan Saran
.............................................................. 3
Daftar Pustaka
............................................................................................... 4
Kata
Pengantar
Puji syukur kehadirat Tuhan
Yang Maha Esa atas segala rahmatNYA sehingga makalah ini dapat tersusun hingga
selesai . Tidak lupa kami juga mengucapkan banyak terimakasih atas bantuan dari
pihak yang telah berkontribusi dengan memberikan sumbangan baik materi maupun
pikirannya.
Dan harapan kami semoga makalah ini dapat menambah pengetahuan dan pengalaman bagi para pembaca, Untuk ke depannya dapat memperbaiki bentuk maupun menambah isi makalah agar menjadi lebih baik lagi.
Karena keterbatasan pengetahuan maupun pengalaman kami, Kami yakin masih banyak kekurangan dalam makalah ini, Oleh karena itu kami sangat mengharapkan saran dan kritik yang membangun dari pembaca demi kesempurnaan makalah ini.
Dan harapan kami semoga makalah ini dapat menambah pengetahuan dan pengalaman bagi para pembaca, Untuk ke depannya dapat memperbaiki bentuk maupun menambah isi makalah agar menjadi lebih baik lagi.
Karena keterbatasan pengetahuan maupun pengalaman kami, Kami yakin masih banyak kekurangan dalam makalah ini, Oleh karena itu kami sangat mengharapkan saran dan kritik yang membangun dari pembaca demi kesempurnaan makalah ini.
Jakarta, Desember 2016
Farriez Akhmad F
BAB I
PENDAHULUAN
I.1 Latar BelakangPENDAHULUAN
Ilmu sosial dasar adalah pengetahuan yang menelaah masalah-masalah sosial, khususnya yang diwujudkan oleh masyarakat Indonesia dengan menggunakan pengertian-pengertian (fakta, konsep, teori) yang berasal dari berbagai bidang pengetahuan keahlian dalam lapangan ilmu-ilmu social seperti : sejarah,ekonomi, geografi, sosial, sosiologi, antropologi, psikologi sosial. Ilmu sosial dasar sangat berperan dalam kehidupan masyarakat karena kita dapat mengetahui dan menyadari bergitu banyak masalah atau kejanggalan sosial yang terjadi di sekitar lingkungan kita. Dengan ilmu tersebut kita mulai peka terhadap masalah-masalah yang terjadi dan membantu untuk mengatasinya.
Indonesia adalah negara yang mempunyai penduduk sangat padat terutama di kota-kota besar. Dengan jumplah penduduk yang sangat padat, membuat Indonesia banyak mengalami masalah sosial. Masalah sosial itu sendiri dirumuskan atau dinyatakan oleh suatu entitas yang berpengaruh yang mengancam nilai-nilai suatu masyarakat sehingga berdampak kepada sebagian besar anggota masyarakat dan kondisi itu diharapkan dapat diatasi melalui kegiatan bersama. Masalah sosial tentunya kerap terjadi di sekitar lingkungan kita, yang dapat mengganggu kenyamanan orang disekitarnya.
Salah satu masalah sosial yang akan dibahas adalah orang merokok disembarang tempat. Begitu banyak kita lihat jaman sekarang rokok menjadi kebiasaan yang sering dilakukan terutama oleh kaum pria, tetapi mereka tidak memperhatikan dimana mereka harus merokok dan mungkin mereka tidak menyadari bahwa itu dapat mengganggu kenyamanan maupun kesehatan orang disekitarnya, yang bahkan bisa berbahaya juga untuk kesehatan dirinya.
I.2 Perumusan Masalah
Perumusan masalah berisi serangkaian masalah yang dibahas pada makalah ilmu sosial dasar, dan memiliki beberapa cara untuk penyelesaiannya. Berikut ini beberapa masalahnya:
1. Bagaimana masalah social itu dapat terjadi?
2. Bagaimana menumbuhkan kepekaan terhadap masalah-masalah yang ada di sekitar kita?
3. Bagaimana cara mengatasi masalah tersebut?
I.3 Tujuan Penulisan
Pada setiap pembuatan makalah dilakukan untuk tujuan yang berbeda-beda. Tujuan penulisan yang ada daalam pembuatan makalah ini diantaranya:
1. Untuk mengetahui, menyadari, menumbuhkan rasa peduli terhadap masalah-masalah social yang terjadi dilingkungan sehari-hari.
2. Untuk membantu mencegah dan mengatasi permasalahn tersebut.
BAB
II
PEMBAHASAN
II.1 Contoh Kasus:PEMBAHASAN
Orang Merokok di sembarang Tempat
Kejadian seperti ini tentunya banyak kita temui di beberapa tempat sekitar lingkungan kita seperti tempat makan, tempat orang berlalu lalang, jalan raya, mall, kendaraan umum, dan lain lain. Pada hari Kamis, saya kuliah di universitas gunadarma J3 yang terletak di daerah ruko kalimas, bekasi timur. Saat jam istirahat saya dan beberapa teman pergi ke warung padang yang berada di sekitar kampus, setelah memesan makanan saya duduk dan mulai untuk makan. Tiba-tiba ada 2 orang laki-laki datang sambil merokok tetapi beliau tidak makan, hanya minum saja sambil merokok dan mengobrol dengan temannya. Pria tersebut duduk di depan saya dan teman saya, sambil terus saja merokok. Ini sangat mengganggu sekali, terlebih lagi ini adalah tempat makan, yang apabila asap rokok itu menempel di makanan kita tentunya bisa berdampak buruk untuk kesehatan. Pria itu mungkin tidak menyadarinya, padahal dia sendiri juga bekerja di klinik kesehatan sekitar ruko kalimas tersebut, saya dapat melihat dari seragam yang ia pakai.
II.2 Analisis Kasus
Perokok seringkali kita temukan di sembarang tempat yang tidak layak untuk merokok karena dapat mengganggu orang sekitarnya, hal ini dikarenakan di Indonesia belum ditetapkan hukum yang jelas bagi para perokok. Merokok mungkin bagi sebagian orang terutama kaum pria merupakan hal yang sangat nikmat, bagi mereka 1 hari tanpa rokok saja lidah terasa pahit dan makanan pun juga tidak enak rasanya. Tidak sedikit juga untuk kaum wanita, bahkan anak kecil dibawah umur yang ikut menikmatinya. Tetapi apakah sadar mereka para perokok aktif dengan kesehatan dirinya dan juga orang lain perokok pasif yang dapat berdampak lebih parah disbandingkan perokok aktif. Banyak perokok paasif yang terkena asma, sulit sekali untuk bernafas dikarenakan keegoisan para perokok aktif tersebut.
Faktor-faktor yang menyebabkan seseorang merokok adalah karena pergaulan lingkungan disekitarnya yang merokok dan ketidakmampuan orang tersebut untuk membawa dirinya agar tidak terpengaruh. Bagi sebagian orang merokok dapat menghilangkan stress sesaat, membuat hati menjadi tenang, dan mengurangi nafsu makan jadi mereka berpikir mendingan ngerokok daripada makan. Bagi anak kecil, merokok merupakan suatu bentuk kedewasaan dan ia ingin mendapat pengakuan tersebut didepan masyarakat. Kemudian kurangnya pengetahuan anak tentang rokok, orangtua kurang memberi pengawasan dan bimbingan yang maksimal terhadap pergaulan anaknya, bisa juga disebabkan anak tersebut melihat ayah atau ibunya yang merokok di usia muda dan ia memiliki keinginan untuk merokok juga, sehingga kebiasaan tersebut terbawa sampai dewasa.
Dampak yang dihasilkan bagi perokok juga sangat bahaya untuk beberapa bagian tubuh seperti jantung, paru-paru, otak, lambung, tulang. Perokok berisiko dua hingga empat kali lebih tinggi menderita penyakit jantung. Risiko lebih tinggi lagi jika Anda perokok wanita yang sedang mengonsumsi pil KB. Merokok bisa meningkatkan risiko terkena stroke sebesar 50 persen. Hal tersebut bisa menyebabkan kerusakan otak dan kematian. Merokok juga dapat meningkatkan risiko mengalami aneurisma otak. Aneurisma otak adalah pembengkakan pembuluh darah yang terjadi akibat melemahnya dinding pembuluh darah. Sewaktu-waktu bisa pecah dan mengakibatkan pendarahan di otak. Salah satu efek paling berbahaya akibat merokok adalah kanker paru-paru. Bahan-bahan kimia pada rokok berpotensi merusak sel-sel pada paru-paru yang bisa membentuk sel kanker. Penyakit serius lainnya yang bisa Anda alami adalah bronkitis, pneumonia, dan emfisema. Masih banyak lagi dampak negative dari merokok.
Majelis Ulama Indonesia (MUI) juga sudah menetapkan bahwa merokok hukumnya adalah haram karena banyak sekali hal yang tidak bermanfaat didalamnya yang bahkan dapat membahayakan diri sendiri, dan hal positif dari merokok pun juga tidak ada. Alangkah baiknya untuk kalian para kaum muslim yang masih merokok tolong berhenti karena rokok pun telah diharamkan, begitu juga dengan yang non muslim, dan untuk semua orang di dunia yang masih peduli akan kesehatan tubuhnya dan tubuh orang-oramg disekitarnya.
II.3 Penyelesaian
Bagi perokok aktif :
1. Bimbingan dari orang tua untuk mengarahkan anaknya dengan memberi pemahaman bahwa merokok tidak ada manfaatnya sama sekali bahkan sangat berbahaya bagi tubuh. Dan orangtua juga mencotohkan untuk tidak merokok.
2. Bagi pemerintah, buatlah peraturan hukum tentang merokok. Tegaskan bagi perokok untuk tidak merokok disembarang tempat yang banyak dilewati orang. Kalau perlu buatlah tempat khusus untuk merokok di tempat-tempat umum, sehingga orang pun akan merasa nyaman ketika berada ditempat umum. Tempat-tempat umum yang banyak dilalui orang, juga harus ditaruh cctv agar polisi bisa mengawasi siapa saja orang yang merokok sembarangan lalu dikenakan sanksi, dan semua orang di Indonesia harus taat dengan peraturan tersebut, tidak peduli ia seorang pemerintah, polisi, dan lain-lain.
3. Menumbuhkan kesadaran diri tentang bahayanya merokok. Contohnya seringlah untuk menunda merokok dengan menyibukkan diri melakukan sesuatu, olahraga fisik seperti jogging, bersepeda selama 30 menit, sehingga keingiinan untuk merokok itu jadi lupa. Lalu kurangilah target merokok misalnya yang tadinya sehari sebungkus berkurang jadi sehari hanya 6 bungkus, 3 bungkus, 1 bungkus, dan lama-lama tidak merokok lagi. Kurangi pergaulan dengan teman-teman yang merokok atau jaga jarak dengan mereka, karena factor lingkungan disini sangat berpengaruh. Yang terpenting dari semua upaya tersebut adalah perokok harus mempunyai niat yang kuat untuk berhenti merokok dan mintalah bantuan orang terdekat untuk selalu mengingatkannya.
Bagi perokok pasif :
1. Hindari area dimanapun yang ada asap rokok atau perokok aktif
Langkah utama untuk menghindari zat berbahaya dari asap rokok tentu selalu menghindari area dimana terdapat asap rokok dari perokok aktif. Hindarilah dengan cara yang bijak, bisa anda berpindah tempat jika mungkin ada area kusus yang bebas dari asap rokok.
2. Mulailah membuat aturan ketat
Aturan yang dimaksud adalah aturan dimana orang lain atau siapapun di larang merokok di dalam area rumah anda, ruangan kerja anda atau dalam mobil anda. Jika memungkinkan buatlah ruang kusus pagi perokok aktif.
3. Jaga jarak dengan perokok aktif
Jika pada situasi tertentu anda terpaksa harus satu ruangan dengan perokok aktif maka duduklah sejauh mungkin agar terhindar dari asap rokok.
4. Aturan kusus pada lingkungan kerja
Beri masukan atau usulan pada pimpinan di tempat kerja anda untuk memberikan ruang kusus yang terpisah dengan ruangan kusus perokok aktif.
5. Mengingatkan atau memberi saran
Berilah saran kepada perokok aktif untuk sekedar mengingatkan tetang dampak dari asap rokok bagi perokok pasif, berikan saran secara bijak dengan bahasa yang mudah di pahami.
6. Memilih tempat yang selalu ada ruang kusus No Smoking
Jika anda mempunyai rencana pergi kesuatu tempat seperti restoran, hotel atau tempat lainya maka pilihlah ruang yang kusus No Smoking / Larangan merokok.
BAB III
PENUTUP
III.1 Kesimpulan dan SaranPENUTUP
Kesimpulan dari pembahasan masalah diatas adalah ilmu sosial dasar sangatlah berperan penting dalam kehidupan masyarakat, karena dapat membantu kita menjadi individu yang baik. Dengan ilmu sosial dasar, pengetahuan kita akan kehidupan sosial bertambah sehingga dapat menumbuhkan kepekaan terhadap masalah-masalah yang terjadi di lingkungan sekitar kita. Saran yang bisa saya sampaikan adalah sebagai masyarakat pun dapat juga membantu untuk mencegah dan mengatasi masalah tersebut, karena kita adalah makhluk sosial yang harus menumbuhkan kepedulian antar sesama dan tidak jarang pula terjadi masalah antar setiap manusia.
Daftar
Pustaka
www.google.co.id/keyword/contoh.kasus.dalam.masyarakatwww.alphamale97.blogspot.com